BEDA KEPENTINGAN

Sunday, January 15th at 3:44 PM

Everton Kejar Tiket Eropa, City Memburu Chelsea. Penampilan Stones dan Schneiderlin bakal paling banyak disorot jelang laga ini.

LIVERPOOL – Duel Everto FC kontra Manchester City FC di Goodison Park dengan target sama, mengejar kemenangan. Namun, keduanya memiliki alasan berbeda.

Minggu (15/1) malam, The Toffees yang kini berada pada posisi ketujuh klasemen bertekad menang demi menjaga ritme perburuan tiket ke Eropa. City, peringkat keempat, ingin mengejar sang pemuncak, Chelsea FC.

Menjelang laga, bek City John Stones menyadari ia tak boleh melakukan kesalahan ketika kembali kekandang klub lamanya. Bila di laga debut Liga Champions lumayan menguras tenaga bek 22 tahun itu, di Goodison Park, Stones takkan emosional.

Tuntutan City berlaga di empat kompetisi berpengaruh pada konsistensi performa Stone. Begitu di tarik The Citizens pada awal musim ini, ia telah memainkan 30 laga di semua ajang. Rupanya fisiknya belum beradaptasi sepenuhnya, hingga faktor kelelahan kerap mengadang. Akibatnya, rangkaian kecerobohan mengurangi poin City.

“Situasi ini baru untuk saya, harus tanding tiga kali sepekan,” ujar Stones jelang ke Goodison Park. “Setiap pemain pasti kecewa karena tidak maksimal atau berbuat salah. Saya berusaha menebus saat latihan atau laga berikutnya.”

Keberadaan Stones di jantung pertahanan City memang di perlukan Guardiola kala sang kapten. Vincent Kompany, terlalu sering di bekap cedera. Kekalahan 0-1 dari Liverpool FC memaksa mereka terlempar dari tiga besar. Pekan ini, City harus bisa memanfaatkan kesempatan untuk menggeser The Reds yang tandang ke markas Manchester United FC (MU).

Peran Schneiderlin.

Hanya, pekan ini Everton kedatangan gelandang baru yang di harapkan bisa jadi tulang punggung di lini tengah. Morgan Schneiderlin bergabung dengan Everton setelah tak lagi mendapat posisi di MU. Pemain Prancis itu dikontrak 4,5 tahun.

Di sisi lain, Everton terpaksa meminjamkan Tom Cleverley ke Watford. Schneiderlin bisa saja debut bersama Everton saat lawan City. Walau jarang turun, ia masih paling banyak melakukan tackling dan memotong bola di Liga Primer sejak Agustus 2012, 772 kali.